""

15 April, 2010

Bahaya Radiasi Handphone


Pernahkan anda mendengar berita bahwa handphone dapat menyebabkan kanker otak? Meskipun hal di atas belum terbukti kebenarannya, tapi memang benar bahwa handphone memancarkan radiasi yang besar. Kekuatan radiasi handphone yang akan diterima otak atau yang dinamakan SAR (Specific Absorption Rate) diukur dalam satuan watt/kg. FCC menetapkan bahwa semua handphone yg memancarkan radiasi diatas 1.6 watt/kg dilarang utk diproduksi.

Sebenarnya semua handphone yang beredar masih bisa dikategorikan “aman” karena tingkat SAR-nya masih dibawah 1.6 watt/kg. Meskipun demikian ada beberapa org yg merasa agak pusing atau telinganya panas setelah menggunakan handphone-handphone yg dikategorikan “aman” tersebut. Jadi yang betul-betul aman (bukan sekedar aman saja) adalah yg tingkat radiasinya dibawah 1 watt/kg.

Penemuan baru saat ini menunjukkan bahwa gelombang radio yang dipancarkan HP bias nerusak struktur DNA manusia. Penelitian ini dilakukan oleh 12 lembaga reset, 7 diantaranya ada di Eropa selama 4 tahun. Kelompok risetb Jerman, Verum mencoba mempelajari efek radiai HP terhadap sel-sel tubuh manusia. Hasilnya sel-sel tubuh yang terkena paparan gelombang elektromagnetik seperti pada HP mengalami kerusakan yang signifikan.Bahkan mutasi sel-sel ini bias menjadi penyebab timbulnya kanker.

Sungguh tragis mendapati bahwa handphone (HP) yang setiap hari kita pakai ternyata memiliki radiasi yang cukup mematikan dalam jangka panjang kita tidak berhati-hati menggunakannya. Yang juga mengejutkan adalah radiasi HP ternyata juga bias dipakai untuk mematangkan sebutir telur seperti microwave.

Apakah Radiasi Handphone Berbahaya?
Ketika Anda mengirim/menerima sms atau menelepon/ditelepon, handphone memancarkan gelombang electromagnet agar dapat berkomunikasi dengan pemancar operator terdekat. Dalam jumlah yang berlebihan, radiasi ini berbahaya.

Sampai saat ini penelitian mengenai radiasi handphone masih terus dilakukan. Setidaknya kita perlu berhati-hati dengan cara: Jauhkan handphone Anda jika tidak dipakai dan meminimalisir penggunaannya.

Info tambahan:
1. Jika memungkinkan sebaiknya menggunakan peralatan tambahan seperti headset ketika berbicara di telepon. Karena walaupun dengan menggunakan headset itu tidak 100 persen menghilangkan radiasi, tapi setidaknya mengurangi radiasi itu sendiri. Atau jika memungkinkan sebaiknya menggunakan fasilitas loudspeaker. Kemudian jika kita memilih untuk menggunakan headset maka usahkan agar device (ponsel) jauh dari tubuh kita.

2. Jika tidak memungkinkan menggunakan fasilitas loudspeaker atau tool bantuan seperti headset, maka sebaiknya mengurangi bicara di telepon dan sebaliknya lebih banyak mendengar. Sebagai informasi tambahan nih, handphone yang kita gunakan tersebut umumnya akan memancarkan radiasi ketika kita menggunakan untuk SMS atau ketika kita bicara, tapi tidak akan memancarkan radiasi jika kita cukup mendengarkan lawan kita bicara saja sewaktu digunakan untuk telepon.

3. Sebisa mungkin jika masih bisa SMS, sebaiknya jangan telpon. Karena selain untuk ngirit pulsa, energi yang dibutuhkan untuk SMS lebih kecil jika kita gunakan untuk telepon. Semakin besar energi yang digunakan maka semakin besar pula radiasi yang akan terpancar begitu juga sebaliknya.

4. Jika sinyal lemah maka handphone akan semakin kuat memancarkan radiasi untuk mencari sinyal lemah tersebut, selain itu keadaan seperti ini juga akan menyebabkan baterai cepat kosong. Nah, oleh karena itu sebaiknya hindari penggunaan handphone jika sinyalnya lemah.

5. Jika kita menggunakan pelindung tambahan (cashing) lalu handphone kita gunakan untuk telepon maka sinyal akan terperangkap dan handphone akan memancarkan radiasi yang lebih kuat untuk menemukan sinyal yang stabil. Ooleh karena itu sebaiknya tidak usah memakaikan pelindung tambahan untuk handphone.

6. Hindari penggunaan handphone dari anak-anak, karena otak anak-anak dapat menyerap bahaya radiasi hanphone lebih cepat dan lebih banyak dari pada orang dewasa.

Kebiasaan Meletakkan Handphone yang Fatal

Jauhkanlah HP dari Anda sebisa mungkin ketika Anda tidak sedang memakainya.
Jangan terlalu sering meletakkan HP dekat dengan ginjal, jantung, dan dikantung celena Anda karena bias merusak ginjal, jantung, dan system reproduksi Anda!
Jangan meletakkan HP dekat dengan Anda ketika tidur. Jauhkan juga barang-barang elektronik lainnya (radio, televise, laptop) dari tempat Anda tidur karena radiasi dari barang-barang elektronik tersebut bisa membahayakan kesehatan Anda dalam jangka panjang. Radiasi yang ada mengganggu proses reproduksi hormone oleh tubuh kita pada saat tidur.
Jauhkan HP dari anak-anak karena otak mereka yang masih muda sangat sensitive terhadap radiasi HP jika terkena cukup lama. Terlebih lagi bayi jauh lebih sensitive lagi bahkan beberapa tidak bisa menahannya.
Jauhkan HP dari anak-anak karena otak mereka yang masih muda sangat sensitive terhadap radiasi HP jika terkena cukup lama. Terlebih lagi bayi jauh lebih sensitive lagi bahkan beberapa tidak bisa menahannya.
Wanita hamil yang memakai HP yang meskipun hanya 2 atau 3 kali dalam sehari, cukup untuk menimbulkan resiko baya mereka terkena penyakit hiperaktif dan bias mengalami kesulitan dalam pemahaman/proses belajar, emosi dan sosialisasi anak pada saat sekolah.

Tips Praktis

o Jangan memakai HP ketika hamil dan jangan ijinkan anak anda memakainya.

o Batasi lama penggunaan HP Anda atau penggunaan telepon tanpa kabel lainnya.

o Gunakan headset dengan kabel untuk mengurangi efek radiasi HP karena menjauhkan HP dari kepala Anda. Hindarilah pemakaian Bluetooth.

o Kurangi diri Anda dari terkena papatan langsung dari area transmisi Wifi (Hotspot Area). Dan kurangi berinternet dengan Wifi.

o Jika Anda memiliki telepon kabel,jangan pakai yang melebih 900 MHz, karena kabel Gigaherts akan terus memancarkan gelombang radio 24/7

o Gunakan speakerphone daripada langsung mendekatkan HP di telinga Anda. Ini membantu agar efek radiasi tidak langsung dan menjauhkan antara otak dengan HP

o Batasi penggunaan HO didalam gedung karena HP akan memancarkan lebih banyak gelombang didalam gedung dibandingkan diluar gedung.

o Pakai HP pada saat sinyal penuh (Signal baik). Karena ketika transmisi jelek/signal jelek, HP Anda akan bekerja lebih keras untuk menangkap signal dengan jelas

o Berhati-hatilah dalam meletakkan HP Anda, karena radiasi berefek didekat ia memancar.

Virus Human Papilloma

Kanker leher rahim merupakan jenis kanker yang paling banyak pengidapnya di Indonesia. Bahkan, Indonesia merupakan negara kedua di dunia –setelah Cina– yang memiliki pengidap kanker leher rahim terbanyak. Padahal kanker yang sering disebut kanker mulut rahim ini termasuk kanker yang mudah dideteksi secara dini dan bisa dicegah/diobati sebelum berkembang lebih lanjut.

Hampir semua (99%) kanker leher rahim disebabkan oleh infeksi human papilloma virus (HPV). Infeksi human papilloma virus adalah sesuatu yang sangat mudah terjadi. Diperkirakan tiga per empat dari jumlah orang yang pernah melakukan hubungan seks, laki-laki maupun perempuan, mengalaminya.

Tidak beda dengan flu, kebanyakan infeksi HPV dapat sembuh sendiri, sehingga penderita tidak pernah menyadarinya. Hanya sebagian kecil infeksi HPV yang menjadi infeksi menahun, kemudian berkembang menjadi kanker.

Hmm... sepertinya menarik juga kalau kita kenalan dengan si human papilloma virus ini Smile

Kutil
Anda pernah melihat kutil kan? Bintil-bintil di kulit yang bentuknya menggelembung seperti bunga kol? Itu salah satu “jejak” serangan human papilloma virus (papilloma = bintil/kutil). Virus human papilloma jenisnya lebih dari 100 macam, yang masing-masing diberi nomor untuk membedakan jenis satu dengan jenis lainnya. 60 jenis di antaranya menyebabkan kutil-kutil kulit yang tidak berbahaya. Sisanya merupakan HPV tipe mukosal, yaitu hanya menyerang selaput-selaput lendir seperti yang terdapat pada mulut, kerongkongan, ujung penis, vagina, leher rahim, dan dubur. Tipe mukosal disebut juga HPV genital, karena yang paling sering diserang adalah area kelamin. Ada yang menimbulkan kutil di vagina atau penis, yang lazim disebut dengan penyakit “jengger ayam”, yaitu HPV tipe 6 dan 11, tetapi ini tidak akan menjadi kanker.

Yang dapat menyebabkan kanker adalah HPV genital tipe 16, 18, 31, 35, 39, 45, 51, 52, dan 58. Lebih dari 70% kanker leher rahim disebabkan oleh HPV tipe 16 dan 18. Selain menyebabkan kanker leher rahim, HPV juga dapat menyebabkan kanker anus, vagina, vulva, penis, bahkan kanker kerongkongan.

Virus ini menular terutama melalui hubungan seks, termasuk
anal sex, oral sex, dan hand sex. Sebagian besar di antaranya terinfeksi pada umur 15-30 tahun, yakni dalam kurun waktu empat tahun setelah melakukan hubungan seks yang pertama. Orang yang terinfeksi HPV genital biasanya tidak tahu dia terinfeksi, karena infeksi ini tidak menimbulkan gejala sama sekali (kecuali yang menimbulkan “jengger ayam”), dan sistem kekebalan tubuh segera menyerang supaya virus ini mati atau lemah –sehingga tidak aktif.

lesi pra kanker
Lesi pra kanker leher rahim
Sampai sekarang infeksi human papilloma virus belum dapat diobati, tetapi sistem pertahanan tubuh yang baik dapat menyembuhkan 90% di antaranya dalam waktu 2 tahun. Sisanya tetap aktif, atau ada tetapi tidak aktif. Virus yang tidak aktif ini masih dapat menular ke orang lain, sewaktu-waktu aktif lagi (kalau daya tahan tubuh menurun), atau mengubah sel leher rahim menjadi sel pra kanker, yang bertahun-tahun kemudian dapat menjadi kanker.

Vaksinasi
Cara terbaik untuk mencegah infeksi human papilloma virus (juga untuk mencegah serangan segala macam virus lainnya) adalah dengan menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dan bugar dengan pola hidup seimbang: cegah stres, hindari polusi, konsumsi makanan bergizi dan seimbang, cukup olahraga, cukup istirahat. Klasik ya? Tapi memang itulah yang terbaik.

Infeksi HPV juga dapat dicegah dengan vaksinasi, dan akibat yang ditimbulkannya (kutil, lesi pra kanker, maupun kanker stadium dini) dapat mudah dideteksi dan diobati. Vaksin yang tiga kali disuntikkan di lengan ini mampu melindungi kita dari empat tipe HPV penyebab kanker dan “jengger ayam”, yaitu tipe 6, 11, 16, dan 18, selama empat tahun. Sebaiknya vaksinasi diberikan kepada para gadis yang belum pernah melakukan aktivitas seksual. Orang yang sudah pernah melakukan aktivitas seksual kemungkinan besar sudah pernah terinfeksi HPV. Jika yang menginfeksinya bukan virus tipe 6, 11, 16, dan 18, maka vaksinasi ini masih ada gunanya.

Walaupun sudah menjalani vaksinasi, wanita yang sudah melakukan aktivitas seksual seyogyanya melakukan pemeriksaan pap smear berkala secara rutin. Pemeriksaan ini mudah, murah, dan efektif untuk mendeteksi adanya sel abnormal akibat HPV, misalnya lesi pra kanker maupun kanker stadium dini. Kanker leher rahim yang ditemukan pada stadium dini lebih mudah disembuhkan.

14 April, 2010

Penyebab, Gejala, Mencegah dan Cara Penyembuhan Kanker serviks





Kanker leher rahim adalah momok mengerikan di kalangan kaum wanita, selain kanker payudara. Berdasar data Departemen Kesehatan RI, di Indonesia terdapat 90-100 kasus kanker leher rahim per 100.000 penduduk. Setiap tahun terjadi 200.000 kasus kanker leher rahim. Setiap hari di Indonesia ada 20 wanita yang meninggal akibat kanker leher rahim atau kanker serviks ini. Di dunia setiap 2 menit kanker ini merengut nyawa seorang wanita ! Kanker ini juga yang mengakibatkan kematian 2 orang tante saya, hiks.

Penyebab dan gejala
Kanker leher rahim atau disebut juga kanker serviks / cervics cancer (carcinoma cervicis uteri) disebabkan oleh Human papilloma virus (HPV) 16 dan 18.
Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker serviks memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Namun proses penginfeksian ini seringkali tidak disadari oleh para penderita, karena proses HPV kemudian menjadi pra-kanker sebagian besar berlangsung tanpa gejala. Serem juga ya, gejalanya gak keliatan, makanya yuk kita ketahui lebih mendalam tentang kanker serviks / kanker leher rahim ini sehingga kita tau bagaimana mencegahnya.

Ciri atau gejala Kanker leher rahim ditandai dengan gejala keputihan yang tidak gatal, timbul cairan yang berbau, tumbuh tumor, pendarahan keluar setelah senggama. Jika kondisi ini dibiarkan maka pendarahan semakin banyak, bahkan bisa terjadi pendarahan spontan. Pada penderita stadium tiga terjadi penurunan berat badan.

Golongan beresiko tinggi.
Selain berisiko pada mereka yang suka berganti pasangan, kanker leher rahim juga berpotensi diderita oleh perempuan yang menikah di usia muda. Pasalnya, mulut rahim di usia belia ini belum terlalu kuat untuk mengalami trauma hubungan seks. Kondisi lemah ini membuat mulut rahim rentan terhadap serangan virus yang paling ringan sekalipun. Resiko lebih tinggi terjadi pada perempuan yang memulai hubungan seks sebelum usia 16 tahun dibanding dengan yang berhubungan seks di atas usia 20 tahun. Juga pada wanita yang sering melahirkan, merokok, banyak minum pil KB, atau karena penggunaan pembersih wanita.

Pencegahan Kanker Leher rahim
1. Hindari berganti-ganti pasangan partner seks, jangan berhubungan seks terlalu dini.
Tau gak, virus papilloma itu bisa ditularkan oleh laki-laki saat berhubungan seks. Makanya suami2 jangan jajan, kalo jajan sembarangan bisa-bisa tanpa sadar anda akan menulari virus papilloma ini ke istri. Wanita jangan main sembarangan, selain dosa, bisa-bisa tertular virus ini dari pacar, ato duren – duda keren – yang mungkin istrinya meninggal karena kanker ini atau punya gejala kanker ini sehingga sang duda juga bisa sebagai media penyebar virus papilloma.

2. Kurangi merokok atau bahkan jangan merokok, banyak mengonsumsi vitamin penangkal kanker seperti vitamin A dan C yang berfungsi sebagai antioksidan tubuh.

3. Yang terpenting adalah rajin-rajinlah melakukan pap smear begitu seorang perempuan sudah mulai aktif berhubungan seks. Kalo kami di Perancis Pap Smear disebut Frottis dan dilakukan dua tahun sekali. Kalo di Indonesia katanya dilakukan tiap tahun.

4. Melakukan vaksinasi HPV. Vaksinasi ini dilakukan untuk wanita usia 10 – 55 tahun. Vaksinasi dengan penyuntikan 3 kali : suntikan pertama disusul sebulan kemudian suntikan kedua dan suntikan terakhir 5 bulan kemudian setelah suntikan kedua.

Tentang Pap Smear
Gambar Pap Smear

Gambar Pap Smear
Test Pap Smear adalah pemeriksaan lendir dari leher rahim atau dalam istilah kedokteran disebut lendir serviks. Pap Smear merupakan tes yang perlu rutin 1 tahun sekali oleh semua wanita yang telah menikah atau yang telah melakukan hubungan seks. Prosesnya mudah aja, dokter melakukan pemeriksaan dalam, vagina di”buka” dengan speculum, terus pake spatula atau sikat halus (cytobrush) mengambil lendir leher rahim, dioleskan dan difiksasi dengan cairan khusus atau dengan Alkohol 95 %. Kemudian Gelas objek ini di Laboratorium akan dilihat dibawah Mikroskop apakah ada sel-sel yang berbahaya.

Pemeriksaan papsmear untuk mendeteksi dini kanker mulut rahim. Selain itu juga bisa diliat apakah ada infeksi bakteri atau jamur yang biasanya menyebabkan keputihan. Kalo didapatkan bakteri atau jamur maka diobati dengan obat yang sesuai.

Hasil Papsmear :.
– Negatif artinya tidak ditemukan sel-sel yang berbahaya
– DISPLASIA : ditemukan sel yang menunjukkan perubahan sifat yang dapat mengarah kekeganasan, untuk itu perlu dikonfirmasi dengan pemeriksaan biopsi. Bila ada jamur & bakteri diobati.
– Positif : ditemukan sel ganas, harus dilakukan BIOPSI secepatnya untuk memastikan Diagnosa Kanker serviks.

Saat ini ada cara pemeriksaan yang lebih baru, yaitu PAPNET. Pemeriksaan dilakukan dengan pengambilan lendir leher rahim sama seperti papsmear konvensional, tetapi dengan memanfaatkan teknologi computer dalam menganalisanya. Pap Net dapat menyempurnakan hasil papsmear konvensional sampai 30% lebih peka.

Bagaimana persiapan anda sebaiknya sebelum Pap-Smear dengan Papnet ?
- Waktu yang paling baik bagi pengambilan adalah saat bersih dari bercak darah, sebaiknya 2 minggu setelah haid. Untuk yang sudah menopause bisa kapan saja (ya iyalah udah gak ada mens lagi, khan ?)
- Sebaiknya tidak melakukan senggama 48 jam sebelum pengambilan Pap-Smear
- Jangan menggunakan pembasuh vagina antiseptik atau sabun antiseptik
- Rileks, jangan tegang, gak sakit kok.

Catatan :
1. Sekarang ada metode pap smear terbaru, Liquid Base Preparation. Keuntungannya kita bisa pap smear pada saat sedang mens, keputihan ataupun habis berhubungan sexual.
2. Jika kandung rahim dan leher rahim telah diangkat atau dioperasi (hysterectomy) tidak perlu lagi melakukan papsmear karena sudah terbebas dari resiko menderita kanker leher rahim.

Moms, temans, hayo jangan lupa papsmear, dari pada nyesel, soalnya kanker leher rahim ini bisa diobati asalkan sudah ketahuan sejak dini dari hasil papsmear itu

Penyebab Pengerasan Otak Menurut IDI

Saat ini sedang ada wabah Pengerasan Otak atau Sumsum Tulang Belakang dan Lupus. Kebanyakan orang tidak mengerti mengapa wabah ini terjadi dan mereka tidak mengetahui mengapa penyakit2 ini begitu merajalela. Saat ini banyak orang menggunakan pemanis buatan.
Hal ini juga dapat dijumpai pada produk pemanis buatan, dan ini banyak digunakan di produk-produk pengganti gula. Aspartame dipasarkan sebagai satu produk diet, tapi ini sama sekali bukanlah produk untuk diet. Kenyataannya, ini dapat menyebabkan berat tubuh bertambah karena dapat membuat Anda kecanduan karbohidrat.
Aspartame adalah bahan kimia beracun yang dapat merubah kimiawi pada otak dan sungguh mematikan bagi orang yang menderita parkinson.
Bagi penderita diabetes, hati-hatilah bila mengkonsumsi untuk jangka waktu lama atas produk yang mengandung Aspartame ini, karena dapat menyebabkan koma, bahkan meninggal. Bila ada produk yang mengklaim bahwa produk itu bebas gula, Anda Sudah tahu bahwa hal ini mengandung Aspartame. Jangan mengkonsumsi produk tersebut.



Quote:
Aspartam merupakan pemanis sintetis non-karbohidrat, aspartyl-phenylalanine-1-methyl ester, atau merupakan bentuk metil ester dari dipeptida dua asam amino yaitu asam amino asam aspartat dan asam amino essensial fenilalanin.
Aspartam dijual dengan nama dagang komersial seperti Equal, Nutrasweet dan Canderel dan telah digunakan di hampir 6.000 produk makanan dan minuman di seluruh dunia.
Quote:
Sejarah Aspartame:
Ditemukan pada tahun 1965 oleh James Schslatte pada tahun 1965 sebagai hasil percobaan yang gagal. Aspartam merupakan dipeptida yang dibuat dari hasil penggabungan asam aspartat dan fenilalanin. Fenilalanin merupakan senyawa yang berfungsi sebagai penghantar atau penyampai pesan pada sistem saraf otak.
Quote:
Spesifikasi Kelayakan:
Tahun 1981 aspartam mendapat persetujuan dari FDA untuk digunakan pada beberapa jenis makanan. Untuk mendapat persetujuan ini, tentu banyak penelitian ilmiah yang harus ditinjau terlebih dahulu. Setelah dinyatakan aman untuk dikonsumsi, barulah FDA mau menyetujuinya. FDA telah melakukan evaluasi terhadap pemakaian aspartam dalam makanan dan minuman sebanyak 26 kali sejak pertama kali menyetujui penggunaannya. Dan dari bukti-bukti ilmiah yang ada, maka sejak tahun 1996 FDA menyetujui penggunaan aspartam sebagai pemanis buatan yang dapat digunakan dalam semua makanan dan minuman. Aspartame kini telah disetujui penggunaannya di lebih dari 100 negara termasuk Indonesia.
Quote:
Sifat dan Kegunaan:
Kepala Laboratorium Biokimia Pangan dan Gizi IPB Prof.Dr.ir. Made Astawan MS mengatakan aspartam merupakan pemanis rendah kalori dengan kemanisan 200 kali kemanisan gula (sukrosa), sehingga untuk mencapai titik kemanisan yang sama diperlukan aspartam kurang dari satu persen sukrosa. Seperti banyak peptida lainnya, kandungan energi aspartam sangat rendah yaitu sekitar 4 kCal (17 kJ) per gram untuk menghasilkan rasa manis sehingga kontribusi kalorinya bisa diabaikan sehingga menyebabkan aspartam sangat populer untuk menghindari kalori dari gula.
Keunggulan aspartam yaitu mempunyai energi yang sangat rendah, mempunyai cita rasa manis mirip gula, tanpa rasa pahit, tidak merusak gigi, menguatkan cita rasa buah-buahan pada makanan dan minuman, dapat digunakan sebagai pemanis pada makanan atau minuman pada penderita diabetes.
Quote:
Keamanan:
Aspartam telah dinyatakan aman digunakan baik untuk penderita kencing manis, wanita hamil, wanita menyusui bahkan anak-anak. Pengecualiannya hanya satu, penderita fenilketonuria. Menurut US Food and Drug Administration (FDA), The Joint Expert Committee on Food Additives (JECFA), Americam Medical association (AMA), The American Council On Sience and Health (ACSH) aspartam merupakan bahan makanan yang aman bagi kesehatan, hanya berpengaruh pada rasa manis.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...